Materi 15 Sharing Ilmu PPA (bagian 2)

Lanjuuut…!

*3. Hendaklah kita memenuhi segala perintahNya*

Nah setelah kita punya pemahaman yang baik tentang tauhid dalam berdoa, sekarang saatnya kita memenuhi _*syarat-syaratnya*_.

Memangnya doa pake syarat, ya mas?

Yaiyalah!

Apa itu?

👉 *Jauhi segala larangNya dan ikuti segala perintahNya.* cuma itu aja syaratnya.

Jadi jangan harap doa kita mau dikabul, kalo kitanya masih sibuk ghibah. Kangan harap dateng miracle, kalo masih suka hasad iri dengki. Jangan harap doa dikabul segera, kalo sholat aja kamu belom segera tepat pada waktunya!

Praktekin, ya kawan. Dan lihat keajaibannya! 

Nah ini yang terakhir, namun meliputi dari seluruh *proses Doa,* yaitu;

*4. Milikilah KEYAKINAN yang kuat pada Allah, ketika kita sedang dalam proses berdoa, yakinilah bahwa Allah sedang proses mengabulkan doa kita.*

Milikilah keyakinan selayaknya kita sedang order Deliverry Pizza Hut (duh jadi pengen Pizza, ya Allah…), misalnya setelah kita order pizza, apakah kita deg-degan? 

Engga!

Kenapa?

Karena kita yakin bahwa pengantar pesanan kita pasti sedang on the way mengantarkan orderan ke rumah kita.

*”Seringkali kita menggagalkan doa kita sendiri tepat setelah kita berdoa.”*

_DIATAS SAJADAH DOANYA KUAT, NAMUN SETELAH KELUAR SAJADAH KITA MALAH JADI RAGU,_sering bergumam… “Apa iya bakalan dikabulin Allah?”

Astagfirullaah… 😭

Udah deh doa mah doa aja, ga usah mikirin gimana cara Allah akan mengabulkanya. Allah itu punya 1001 cara buat ngabulin doa kita.

#

*2. Orang Tua*

Bagian kedua dari amal secara bathin adalah *Orang Tua!*

*”Ridho Allah ridhonya orang tua. Murka Allah murkanya orang tua.”*

Jika kawan perhatikan, banyak Orang yang mendapatkan pertolongan Allah itu disebabkan dia selau berusaha menyenangkan orang tuanya. Kawan pasti udah tau, kan?

Pertanyaannya; sampai saat ini sudah berapa sering kita melibatkan doa orang tua dalam penyelesaian masalah kita? Dalam rangka meraih impian kita?

*Minta maaflah kepada kedua orang tua kita, dan mintalah doa kepada keduanya sebelum melakukan apapun. Dan lihatlah perbedaanya.

*3. Sholat*

Ini juga ga perlu saya jelaskan panjang lebar, karena semuanya udah tau ko kalo *kualitas sholat kita mempengaruhi kehidupan kita.*

Perbaiki waktunya, ya. Karena kita yang sedang butuh Allah, maka samperin Allah. Tungguin adzan, jangan malah dikejar sama adzan waktu sholat berikutnya. 

😭

Perbaiki juga kualitas sholatnya. Sadari bahwa sholat itu bukan rutinitas, melainkan waktu emas kita bercengkrama dengan Pencipta Kita, rasakan kehadiraNya.

*4. Sedekah*

Punya masalah?

Sedekah, bro! 

Rezeki ga lancar? 

Sedekah, bro!

Kebanyakan dari kita lebih percaya itung-itungan investasi dunia, tapi ga begitu yakin dengan itung-itungan sedekah yang balasannya lebih pasti dan langsung dari Allah😭😭😭

*5. Tabungan*

Masih inget kan _*konsep Tabungan Alam Semesta?*_

Nah itu sama dengan istilah _*tabungan*_ ini.

Intinya… *Perbanyak aja Tabungan Alam Semesta Anda dengan melakukan kebaikan-kebaikan.* 

Namun saran saya, fokusnya hanya untuk Allah aja. Jangan berharap apapun dari makhluk, karena nanti bisa sakit hati.

Udah deh pokonya tabung aja sebanyak-banyaknya, dan kemudian buat keran-keran untuk mencairkan tabungan Anda!

Maksudnya adalah dengan membuat saluran-saluran rezeki melalui jual beli/ bisnis.

Lanjut lagi, ya.

*PENGHAMBAT PPA*

Nah ini adalah beberapa *penghambat* yang menyebabkan ketika kita sudah mempraktekan pola PPA, tapi kurang merasakan ada perubahan yang signifikan.

*1. Terjebak di Tekhnik*

Yaitu kita terlalu berharap pada ikhtiar kita. Ikhtiar itu boleh, tapi fokusnya tetap ke Allah.

Sa’i nyari air boleh, tapi fokus mintanya ke Allah.

Paham, ya?

*2. Logila Akal*

Ini juga _*sering jadi penghambat datengnya miracle,*_karena kita suka berpikir gini; “Ah, ga mungkin! Mimpi! Mengkhayal….” berarti secara sadar kita sudah menabrak point 3 PPA.

*3. Ganjalan Tissue* 

Pasti masih inget ya materi ganjalan tissue harta dan silaturahmi; utang dan dendam?

Kalo masih ada, segera selesaikan. Karena ibarat kita mau berlari tapi masih ada yang mengikat kaki, tentunya kita ga akan bisa kemana-mana.

*4. Terjebak di Hasil* 

Inilah yang bikin banyak peserta PPA atau kawan sekalian belom merasakan mendapat miracle apa-apa.

Mereka sibuk berpikir bahwa miracle itu adalah hasil yang sesuai dengan keinginan mereka.

“Mas miracle itu ketika hutang saya lunas, umroh gratis mobil gratis, dan lain-lain.”

Ya itulah miracle atau pertolongan Allah, namun ketika itu tidak didapat dan kita berkeyakinan belom dapet miracle apa-apa, itu salah!

Anda terlalu terjebak dengan miracle persepsi Anda sendiri, kawan.

Bisa bergabung di group PPA ini juga termasuk miracle, kawan. 

Coba bayangkan… Masih banyak sodara-sodara kita yang belom begitu kenal sama Allah. Kawan-kawan gimana, sudah lebih kenal Allah, ya? Berdoa jadi lebih enak, kan?

Itulah miraclenya deket sama Allah.

Kadang kita mengesampingkan miracle yang lain, karena terjebak fokus ingin mencari miracle kita sendiri. Sehingga jadilah kita hamba yang masih kurang bersyukur, *Padahal miracle besar bisa hadir di hadapan kawan sekalian, justru ketika kita mulai menyadari dan mensyukuri miracle kecil yang kerap terjadi dalam hidup kita.*

Wallahu a’lam bishowab.

What To do :

Mulai saat ini selalulah berdoalah pada Allah  baik masalah kawan kawan besar ataupun kecil, usahakan selalu libatkan Allah ada ataupun tidak ada masalah, lakukan itu setiap saat, ngobrol dan sering sering bercerita pada Allah swt. Dan rasakan efek nimatnya ketika kita selalu melibatkan Allah.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

WhatsApp Chat via WhatsApp