Materi 5 Sharing Ilmu PPA (bagian 1)

Kawan-kawan yang saya cintai karena Allah… 

Coba kita ingat-ingat *kisah nabi Yunus Alaihissalaam* yang menemukan keimanan sejati ketika dia berada di 3 kegelapan yang menyelimuti…(Di dalam perut ikan paus. Di dalam laut. Dan di waktu malam hari) 

Coba kita ingat juga *kisah nabi Ayub Alaihissalaam*… Di mana hatinya ketika menemukan puncak keimanan, di saat seluruh harta ludes, keluarga pergi dan kesehatannya dihilangkan. 😭

Coba juga lihat *nabi Musa Alaihissalaam*, di mana hatinya saat bertemu puncak keimanan? Justru ketika terdesak dikejar Fir’aun dan di hadapannya terbentang Laut Merah. 

Lihatlah lihat… Dari banyak kisah para nabiyullah dan juga Rasulullah Sholallohu Alaihi Wasallam, justru menemukan puncak keimanannya ketika suasana gelap gulita. *Mereka semua menemukan Allah justru ketika lagi gelap, mereka menyadari didalam kegelapan lah begitu mudah bertemu Allah, di dalam kegelapan lah begitu mudah berdoa.*

Yuk kita ingat-ingat bagaimana doa kita ketika lagi terang benderang?

Dan juga coba ingat-ingat bagaimana doa kita di saat gelap dalam keterpurukan? 😭

Kawan-kawanku yang dicintai Allah… 

Sekarang kita mengerti ya, Allah menggelapkan kita bukan karena apa-apa. *Allah menggelapkan kita lantaran Allah ingin bermesraan dengan kita, kawan. Allah terlalu kangen… Allah terlalu sayang.* 

Maka ketika dalam keadaan gelap… Berdoalah pada Allah; *”Ya Allah… Gapapa Engkau menempatkan hamba dalam kegelapan ini, asalkan cahayaMu makin jelas di depan hamba.”*

*_Doa di atas adalah kuncinya, ketika kita gelap, fokus kita tetap ke Allah, kita ridho… dan ketika kita sudah ridho pasrah pada Allah… Jalan keluar akan terbuka._*

Ada satu testimoni dari seorang ibu alumni private class PPA, beliau mengalami kondisi semakin gelap semakin terang, beliau seorang ibu rumah tangga yang mengalami hutang yang cukup fantastis 35 milyard!

Bagaimana kira-kira rasanya kalo kawan-kawan mengalami hal seperti beliau?

Beliau diancam mau dibunuh, dipenjara…???

Beliau bilang; “Masya Allah…. Mas, saya sempet masuk penjara! Tapi… *di dalam penjara itulah saya bertemu Allah (ikhlas ridho)* dan ketika keluar penjara ternyata saya ga jadi dibunuh, malahan hutang saya perlahan-lahan lunas!” merinding saya dengernya.😭

Kawan-kawan yang saya cintai karena Allah… 

Sekarang saya akan share 1 _*solusi*_. Coba dibaca baik-baik, ya… 

Saya tanya dulu; “kenapa ketika ada masalah yang sedang dihadapi saat ini, kok rasa rasanya beraaaat banget. Merasa seakan-akan kawan sekalian ga bakal mampu melewatinya?” 

Ya, benar! Karena kawan-kawan *melihat masalah ini penyelesainnya hanya dari sudut pandang pribadi*. Karena kawan-kawan *melihat dan kemudian mengukur masalah hanya dengan kemampuan diri sendiri!* 

*Dua poin* itulah kesalahannya! 

Inget materi yang lalu? 

*Allah mengirim kita masalah itu sudah sepaket sama solusinya.* 

Kita ga perlu terlalu repot memikirkanya. Kita hanya perlu *fokus “berdoa ke Allah,”*biar Allah yang menunjukan langkah-langkah selanjutnya. 

Setiap masalah datang, kawan-kawan *jangan fokus pada gelap (masalahnya), tapi fokuslah pada cahaya, yaitu Allah!* 

Paham, ya? 

Jadi, sekarang sudah tau ya? *Fokus pada Allah saja* ketika masalah itu datang. 

Contoh ni ya… 

Ketika misalnya kawan-kawan difitnah, atau dicaci orang. 

Nah, ketika kita dalam kondisi seperti itu dan kita hanya fokus pada fitnah dan caci tanpa pernah menyadari hadirnya Allah, kira-kira perasaan kita gimana?

Stress, kan? 

Berbeda kalo kita melihat fitnah dan cacimaki dari sudut pandang seperti ini… *”Oh… Allah pasti lagi mau ngingetin suatu hal, nih. Oh… Allah pasti lagi ingin ngasih saya satu pelajaran berharga, nih. Oh… Allah lagi pengen “bermesraan” sama saya, nih. Pantesan aja dibuatNya orang-orang menjauhi saya?”* 😭😭😭

See… Beban batin kita jadi lebih ringan, kan?

*”…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk buatmu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Qs Al-Baqarah : 216)*

Wallahu ‘alam bishowab.

Sampai sini… Ada yang mau kawan-kawan tanyakan?

Jangan lupa ya kawan-kawan, kalo dirasa materi group ini manfaat, dengan amat sangat saya memohon doa kawan sekalian untuk kebaikan keluarga saya dan juga seluruh anggota group yg ada di sini. 

Doakan saya Istiqomah, bisa share materi dan bisa juga mempraktekannya.

Biar bagaimanapun saya manusia biasa seperti kawan-kawan 😭

#

Sekali lagi… Jika ada yang ingin kawan sekalian ditanyan, silahkan bertanya. 

Terima kasih, wassalaamu ‘alaikum warahmatullah

Nama

Agen Of PPA

=====================

*Rangkuman Materi 5*

Bismillaahirrohmaanirrohiim

*SEMAKIN GELAP, justru SEMAKIN TERANG*

Jika kita dpt masalah, seharusnya *_kita PEKA!_*

Kalo kita dpt masalah… berarti Allah itu bkn marah sama kita, tapi justru Allah lg sayang2nya sama kita!

Jgn lah kita *sombong* utk mengakui keberhasilan itu dtg dari kerja keras kita. 

*Ingatlah…. ada izin Allah di semua keberhasilan kita!*

Yg hrs kita sadari…….bahwa *”Tanpa campur tangan Allah” gak mungkin kita berhasil!!!*

Ketika kita mengakui keberhasilan itu adalah hasil kerja keras kita, maka disitulah Allah berikan kita ujian/masalah lg dengan maksud *mengingatkan kita agar kembali padaNya,* mengakui kebesaranNya, mengakui kekhilafan kita.

*Ga ada ikhtiar sebaik apapun di dunia ini yang bisa menandingi izinnya Allah!* πŸ˜­πŸ˜­

Kita *HARUS* sadari bahwa itu semua terjadi karena izin Allah Subhanahu Wata’aala. 😭

*Ikhtiar itu hanya ibadah, sedangkan hasilnya tetap Allah yang menentukan.*

*Temui Allah ketika kita lg terpuruk, sadari ketika didalam keterpurukan lah begitu mudah utk berdoa.*

Rasanya beda…ketika kita berdo’a saat tdk tertimpa masalah (terang benderang) dgn do’a ketika kita dalam keterpurukan (gelap) 😭

*Allah menggelapkan kita lantaran Allah ingin bermesraan dengan kita. Allah terlalu sayang, Allah kangen…dgn do’a2 kita.* 

Fokus ke Allah, *RIDHO*… dan ketika kita sudah ridho pasrah pada Allah… *Jalan keluar akan terbuka._*

Jangan *melihat penyelesaian masalah hanya dari sudut pandang pribadi*. 

Jangan *melihat dan mengukur masalah hanya dengan kemampuan diri sendiri!* 

*Dua poin* itulah kesalahannya! 

*Allah mengirim kita masalah itu sudah sepaket sama solusinya. kita hanya diminta *fokus berdo’a pada ALLAH biar Allah yang menunjukkan langkah-langkah selanjutnya.*

Setiap masalah datang, *jangan fokus pada gelap (masalahnya), tapi fokuslah pada cahaya, yaitu Allah!* 

*Husnudzon pada Allah,,*

Beban batin kita jadi lebih ringan jika kita ridho menerima masalah yg Allah berikan.

*”…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk buatmu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Qs Al-Baqarah : 216)*

Wallahu ‘alam bishowab.

Must To do:

Setelah membaca materi yang ke 5, diharapkan kawan-kawan mulai menyadari bahwa ketika sedang ada masalah sejatinya kawan-kawan sedang digelapkan Allah, maksudnya adalah agar kita melihat cahayanya Allah, mau fokus ke cara-caranya Allah dulu, bukan yang lain, dengan begitu nanti insyaa Allah solusi (cahaya dari Allah) akan lebih terlihat.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

WhatsApp Chat via WhatsApp