Shalat, Mi’raj Orang Beriman

Artikel, Isra' Mi'raj

Aamul huzni atau tahun kesedihan. Begitulah ulama menyebut masa-masa kelam penuh kesedihan yang dialami Rasulullah setelah wafatnya dua orang yang dicintainya. Pertama Khadijah, istri penuh cinta dan banyak pengorbanan. Kedua Abu Thalib, paman penuh kasih, pelindung setia meski enggan beriman hingga akhir hayatnya.

Mereka meninggalkan Rasulullah dalam duka. Ia merasa sebatang kara, sendiri menghadapi gelombang pendustaan, penyiksaan, dan penentangan terhadap seruan sucinya yang terus menguat.

Saat-saat duka kala Rasulullah merasa sepi, Allah hendak menguatkannya, menunjukkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya berupa peristiwa Isra’ dan Mi’raj.

Maka malam itu, Allah memperjalankannya. Didampingi Jibril mengendarai Buraq, Rasulullah duduk diatas tunggangan serupa kilat melesat dengan kecepatan cahaya membelah malam menuju Palestina. Sekejap tiba di masjid Al-Aqsa yang dimana telah berhimpun seluruh Nabi di sana dan Rasulullah diminta mengimami shalat para Nabi dan Rasul pendahulunya.

Selepas sholat dimulailah perjalanan monumental itu dengan Jibril menyertainya, maka naiklah mereka ke atas langit menembus lapis demi lapis. Berjumpa Adam, Yahya, serta Isa, Yusuf, Idris, Harun, Musa, dan Ibrahim. Terus melaju hingga ke Sidratul Muntaha, Baitul Makmur, maka sebelum naik ke lapis tertinggi, Jibril undur diri urung mrnemani.

Maka naiklah Rasulullah menghadap Allah hingga jaraknya kurang dari dua ujung busur panah. Allah membuka tabir-Nya. Subhanallah. Disinilah dalam peristiwa mi’raj inilah peristiwa shalat diturunkan langsung oleh Allah tanpa perantara Jibril.

Nikmat apa yang dirasakan Rasulullah ketika berjumpa Allah menerima perintah shalat? Tentu tak dapat digambarkan dengan kata-kata. Sebuah puncak kenikmatan tertinggi, kelezatan ruhani tiada tara, hiburan sempurna untuk jiwa yang sedang terluka. Maka shalat adalah simbol mi’raj. Shalat adalah mi’rajnya orang beriman.

Kisahnya dilanjut nanti ya. Untuk melengkapi sejarah nabi bisa buka halaman berikut: https://s.id/sirohnabi

Leave a Reply